Menyoroti kasus Corona di Malaysia, Kementerian Kesehatan meminta warga Indonesia untuk mewaspadai potensi kenaikan kasus COVID-19 serupa. Pasalnya, kenaikan kasus Corona di Malaysia juga berbarengan dengan masuknya varian baru COVID-19 yang juga sudah ada di Indonesia.

“Mutasi ganda Corona B1617 dan Corona B117 varian Inggris juga sudah masuk Singapura dan Malaysia,” tutur Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung (P2PML) Siti Nadia Tarmizi dalam konferensi pers Selasa (4/5/2021).

“Bahkan kita mendengar dan melihat bahwa Malaysia juga sudah mencatat kasus aktifnya meningkat sampai dengan angka 30 ribu pada hari Minggu, dan ada peningkatan pasien yang dirawat di tempat tidur intensif di RS malaysia,” sebut Nadia, mengingatkan untuk menjadi perhatian bersama.

Terlebih, mendekati Lebaran, mobilitas semakin tak terbendung. dr Nadia mewanti-wanti untuk menjalani ketentuan pemerintah terkait larangan mudik.

Ia mengingatkan, surat negatif COVID-19 tak menjamin bebas Corona saat tetap melakukan perjalanan dan tidak menghindari kerumunan.

Sementara untuk kapasitas bed occupancy rate (BOR) diungkap Nadia rata-rata mencapai 35 persen. Baik untuk perawatan isolasi COVID-19 maupun perawatan di ruangan intensif.

Meski begitu, di sejumlah wilayah seperti salah satunya di Jawa Barat, disebut Nadia mengalami peningkatan hampir 30 persen. Sedangkan untuk nasional, tren keterisian BOR RS cenderung flat, tetapi ada potensi untuk mengalami peningkatan berdasarkan pemantauan sejak bulan April kemarin.

Leave a Reply

You may also like